Selasa, 21 Februari 2012

DOSA BUKANLAH BAGIAN KITA LAGI..!


APAKAH ORANG KRISTEN MASIH BERDOSA?





1 Yohanes 5:18. 
Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya. 


Menjawab pertanyaan ini tidaklah mudah, sebab masih banyak orang yang telah menerima Yesus dalam hidupnya beranggapan bahwa dirinya masih tetap berdosa, namun untuk mendapatkan pengampunan dari setiap dosanya dia harus menguduskan dirinya dengan cara melakukan berbagai ritual agama, yaitu rajin ke gereja, berdoa, berpuasa, membaca alkitab dan melakukan perbuatan baik sebanyak mungkin.

Tetapi pertanyaan saya adalah, apakah memang kebenarannya seperti itu?
Apakah dengan perbuatan baik dan melakukan berbagai ritual agama dosa seseorang akan dapat diampuni?

Mari kita jadikan alkitab sebagai keputusan final kita untuk meyakini kebenaran yang sesuai dengan apa yang tersurat.

Adakah sesuatu yang membuat Tuhan marah? Lalu apakah itu?

Alkitab mencatat sebanyak 153 kali Tuhan marah dan tidak ada  yang lebih membuat Tuhan marah selain dosa. Jika dosa yang menjadi alasan utama dari kemarahan Tuhan, bagaimanakah mungkin kita masih bisa berpikir bahwa kita akan menerima keselamatan?
Roma 3:23
“karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah”

SEMUA ORANG TELAH BERBUAT DOSA!

Seorang anak tidak perlu diajarkan lagi apa itu dosa dan bagaimana bentuknya, sebab dosa itu berdiam di dalam dirinya. Kita mungkin pernah berkunjung di tempat penitipan anak dan secara seksama memperhatikan tingkah laku dari pada anak-anak tersebut. Ada berbagai expresi yang dikeluarkan dari masing-masing anak yang ada di tempat itu. Paling tidak Anda memperhatikan bagaimana seorang anak berebutan mainan dengan anak yang lainnya lagi dan berkata : “ini punya saya… punya saya”. lalu anak yang satunya lagi menjawab : “tidak.. ini miliki saya”. Lalu munculah pertanyaan di hati kita. Bukankah semua mainan yang ada di tempat itu, milik dari  yang mengelolanya? Itu benar.
Alkitab katakan bahwa semua yang lahir dari benih Adam telah mewarisi dosa dari nenek moyangnya. Semua orang telah berdosa sebelum dilahirkan! 


Mazmur 58:4 
Sejak lahir orang-orang fasik telah menyimpang, sejak dari kandungan pendusta-pendusta telah sesat.


Namun inilah kabar baiknya : “Tetapi karunia Allah tidaklah sama dengan pelanggaran Adam. Sebab, jika karena pelanggaran satu orang semua orang telah jatuh di dalam kuasa maut, jauh lebih besar lagi kasih karunia Allah dan karunia-Nya yang dilimpahkan-Nya atas semua orang karena satu orang, yaitu Yesus Kristus”. ( Roma 5:15 )

Semua orang dibenarkan bukan karena perbuatan baik atau setia melakukan ritual agamanya, kita dibenarkan oleh kasih karunia karena penebusan darah Kristus. ( Roma 3:24 )
Lalu apakah orang yang telah menerima penebusan darah Kristus masih berdosa?
TIDAK. Karena penebusan dosa hanya sekali untuk selama-lamanya. ( Ibrani 10:10 )

Penulis Bill Graham mengomentari:
Yohanes 19:30 mencatat kata-kata terakhir Yesus di kayu salib “…berkatalah Ia: ‘sudah selesai.’ Lalu Ia.. menyerahkan nyawa-Nya.” Tahukah Anda kata bahasa Yunani apa yang disini diterjemahkan “sudah selesai itu”? Tetelestai! Oh saudaraku, saudariku, betapa dalamnya! Betapa menakjubkan! Kenanglah moment ini – jadikan itu peristiwa yang istimewa. Ambillah pena dan sehelai kertas. Tuliskan judul ini pada kertas tersebut: surat utang. Sekarang tuliskan sebuah angka di tengah-tengah kertas tersebut kira-kira ukuran satu inci yang menandakan pikiran jumlah dosa yang Anda lakukan sepanjang hidup Anda di bumi ini (misalnya 10.000.000). sekarang ambilah pena merah dan dengan huruf-huruf besar tuliskan kata TETELESTAI, melintang secara diagonal melintasi angka itu dari kiri bawah ke kanan atas. Lalu, di bagian bawah kertas tuliskan, “didiktekan secara pribadi, tetapi ditandatangani mewakili Dia yang tak dapat hadir,” lalu tanda tangani dengan nama Yesus. Lipat kertas itu dan taruh di dalam Amplop untuk disimpan. Setiap kali seseorang atau kuasa dosa berusaha meyakinkan Anda bahwa semua dosa Anda belum diampuni, keluarkan surat utang yang telah ditanda tangani dan tatap beberapa saat lamanya. Lalu, luangkan waktu untuk memuji dan menyembah Dia.
Teteletai artinya selesai, tergenapi, terjadi dan bisa diterjemahkan lunas.

Kita seringkali berpikir bahwa suasana hati Tuhan tergantung dari sikap kita sepanjang hari. Jika kita berbuat benar, Tuhan akan senang sepanjang hari itu. Namun takkala kita melakukan kesalahan Tuhan akan berduka dan wajah-Nya cemberut sepanjang hari. Sungguh pemikiran yang keliru.

Kita harus mengerti bahwa kita adalah ciptaan baru. Kodrat lama kita (dosa) telah mati bersama Kristus di atas kayu salib dan sekarang kita telah memiliki kodrat yang baru yaitu (kebenaran). ( Roma 6:5-7)

Lalu apakah kita masih dapat berbuat kesalahan?
Kita bisa saja sekali-kali berbuat kesalahan, akan tetapi hal itu tidak dapat mempengaruhi identitas kita yang baru di dalam Kristus. Sebab alkitab katakan bahwa kita tersembunyi di dalam Kristus.
Disaat kita melakukan kesalahan, Bapa hanya melihat Yesus yang tinggal di dalam kita. Sekarang saatnya kita menerima ini sebagai karunia Tuhan dalam hidup kita.

Coba Anda baca dan renungkan ayat-ayat di bawah ini :

Mazmur 103:12
Yesaya 38:17, 44:22
Yeremia 31:34
Roma 8:1
Efesus 2:7, 4:32
Kolose 1:14
Matius 9:2
1 Yohanes 2:12
Lukas 5:20
Kolose 2:13-14
1 Petrus 2:24
Yohanes 19:30


“ Bapa yang baik, Terima-kasih karena penebusan dan pembenaran yang kami terima di dalam Yesus Kristus secara Cuma – Cuma. Buat kami memahami bahwa kami bukan orang berdosa lagi di dalam Kristus Tuhan. Amin”


Catatan  : Alkitab, Grace Land pengarang Steve Mcvey.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar